Pengembangan Desain Monitoring dan Evaluasi

SOLIDARITAS berkomitmen membantu lembaga perencana dan pelaksana pembangunan untuk mengembangkan desain monitoring dan evaluasi secara partisipatif berbasis kebutuhan program.

SOLIDARITAS meyakini bahwa Monitoring dan Evaluasi (MONEV) adalah bagian penting dalam siklus program. MONEV menjadi alat kendali untuk memastikan program berjalan sesuai rencana. MONEV juga menjadi sumber belajar yang penting bagi pelaku program untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program serta melahirkan kemungkinan inovasi di masa mendatang.

SOLIDARITAS memberikan layanan pengembangan desain MONEV untuk berbagai isu dan tema program pembangunan masyarakat. Ada tiga layanan spesifik, yaitu (1) Pengembangan desain komprehensif; (2) Review logika program; (3) Review desain dan kerangka kerja MONEV yang telah ada.

Desain MONEV dikembangkan secara partisipatif, melibatkan pengelola program, menimbang aspek manajemen dan akuntabilitas serta ketersediaan waktu, anggaran dan sumber daya manusia. Untuk itu, pendekatan yang dilakukan SOLIDARITAS antara lain:

      1. Review Logika Program Bersama-sama pengelola program melakukan peninjauan logika program, result framework, atau theory of change. Peninjauan bermanfaat untuk secara bersama – sama melihat titik – titik kunci mana yang penting untuk dipastikan terjadi dalam rangka mencapai tujuan.
      2. Identifikasi Kebutuhan MONEV. Pada tahap ini dilakukan identifikasi kebutuhan informasi para pihak yang berkepentingan dengan program. Kebutuhan tersebut akan menjadi pertimbangan dalam melakukan prioritisasi informasi MONEV yang akan dihasilkan dan kapan informasi tersebut dibutuhkan.
      3. Refleksi Praktik MONEV. Bersama – sama pengelola program melakukan refleksi praktik MONEV yang dilakukan sebelumnya. Refleksi akan menjadi basis untuk menentukan prinsip dasar dari desain MONEV yang akan dikembangkan.
      4. Pengembangan Kerangka Konsep MONEV. Kerangka konsep dikembangkan dengan pendekatan “pertanyaan kunci”, sehingga mampu mengakomodir kebutuhan atas adanya indikator kinerja dan kebutuhan informasi lainnya serta agar mendorong gagasan penggunaan informasi oleh pelaksana program.
      5. Pengembangan Pendekatan Pelaksanaan Monev dan Reality Check. Pendekatan pelaksanaan disesuaikan dengan konteks dan kebutuhan serta prioritas program. Selain itu, perlu dilakukan reality check atas usulan pendekatan dengan mempertimbangkan waktu dan kapasitas yang tersedia.

PROYEK TERKAIT

Beberapa klien yang telah memanfaatkan layanan pengembangan desain M&E ini antara lain:

logo-kinerja

Support to the Development and Implementation of a Revised M&E Design

Klien: KINERJA, RTI International, USAID / Periode: November 2015 – February 2017

Sejak Oktober 2015, SOLIDARITAS telah mendukung perluasan program KINERJA di Papua terkait dengan desain ulang kerangka M&E untuk merespon perubahan dalam strategi program, terutama dengan mempertimbangkan sumber daya internal dan kapasitas untuk melaksanakan M&E. SOLIDARITAS mendukung manajemen dari KINERJA Papua untuk mendefinisikan pertanyaan monitoring, prinsip-prinsip, indikator kinerja, dan penggunaan “pendekatan berbasis cerita” untuk menjawab 4 pertanyaan utama monitoring. SOLIDARITAS kemudian memberikan dukungan berkelanjutan kepada tim M&E KINERJA, termasuk dukungan mentoring dan coaching terkait dengan implementasi sistem M&E.

MAMPU-logo

MAMPU Partner Design

Klien: MAMPU, The Whitelum Group, DFAT Australia / Periode: May – December 2015

Dari Juni hingga November 2015, SOLIDARITAS telah mendukung The Whitelum Group dalam merancang perluasan program untuk 9 mitra LSM program MAMPU. SOLIDARITAS memberikan masukan untuk proses desain secara keseluruhan, dan secara khusus mendukung proses perancangan partisipatif untuk masing-masing kerangka umum M&E para mitra terkait dengan desain program mereka.

logo-kinerja

Data collection for an organizational capacity assessment (OCA) of health offices and health clinics

Klien: KINERJA, Social Impact, USAID / Status: Completed

Pada awal 2015, SOLIDARITAS mengimplementasikan pengumpulan data endline untuk penilaian kapasitas organisasi di Dinas Kesehatan dan Puskesmas di 4 kabupaten di Papua. SOLIDARITAS bertanggung jawab untuk menyempurnakan instrumen dan pendekatan pengumpulan data, melaksanakan pengumpulan data menggunakan teknologi seluler, dan mengembangkan laporan akhir. SOLIDARITAS juga mendukung program KINERJA melalui masukan terkait metode dalam menyampaikan kembali informasi kepada pemangku kepentingan utama di pemerintah daerah dengan cara yang mendorong perbaikan lebih lanjut dalam praktik manajemen dan penyediaan layanan publik.