Rapid Outcome Assessment: Cara Cepat Memfasilitasi Kajian Perubahan

Bagian keempat dari seri tulisan Memfasilitasi Refleksi Kinerja Indonesia Mengajar: Lima Hari Perjalanan SOLIDARITAS di Kabupaten Bima

Sebutlah Anda seorang fasilitator atau peneliti. Dalam waktu terbatas, mungkin dalam maksimal setengah hari, Anda diminta untuk memotret secara relatif lengkap jalannya sebuah perubahan di satu lokasi. Celakanya, perubahan yang harus Anda rekam itu berlangsung dalam konteks sosial yang agak rumit dan melibatkan begitu banyak orang dengan peran yang berbeda-beda.

Dalam perubahan itu mungkin juga ada konflik, negosiasi, dan tarik ulur yang melibatkan banyak pengaruh dan kepentingan. Anda harus bisa merekonstruksi semuanya sehingga mendapatkan gambaran yang relatif utuh tentang perubahan itu.

Jika Anda menghadapi masalah itu, jangan patah semangat. Overseas Development Institute (ODI) punya jurus jitu yang bisa membantu Anda. ODI telah mengembangkan apa yang mereka sebut sebagai Rapid Outcome Assessment, sebuah tools untuk memfasilitasi proses diskusi multi-pihak untuk mendalami suatu perubahan dalam waktu relatif cepat. Anda bisa mempelajarinya di link berikut ini: Rapid Outcome Assessment.SOLIDARITAS sudah mengujicoba proses ROA ini untuk memotret munculnya Gerakan Bima Mengajar (GBM) di Kabupaten Bima. GBM adalah sebuah gerakan masyarakat sipil di Kabupaten Bima, dipelopori oleh sejumlah guru dan praktisi pendidikan yang mencoba menggalang strategi alternatif untuk mengatasi kebekuan pendidikan di daerah ini. Proses melahirkan gerakan ini dan membesarkannya sampai inisiatif bisa mulai dijalankan bukan proses yang sederhana. Ada tahap di mana GBM harus membangun kesamaan visi di antara penggeraknya. Ada periode di mana para penggagas memutuskan untuk “cooling down” – diam saja dan fokus pada pematangan konsep. Ada titik di mana mereka harus melakukan lobby-lobby politik untuk menggolkan konsep mereka tentang pendidikan di kecamatan-kecamatan dan desa terpencil. Dan seterusnya. Dinamis dan kompleks.Ujicoba instrumen ROA ini adalah salah satu bentuk perhatian SOLIDARITAS terhadap perkembangan beragam metode, teknik, dan instrumen fasilitasi, sekaligus cara kami berusaha terus-menerus menemukan pendekatan fasilitasi yang lebih efektif.

Dua peneliti SOLIDARITAS, Mark Fiorello dan Dwi Joko Widiyanto yang mengujicoba instrumen ini membuktikan Rapid Outcome Assessment cukup mampu meringkus aneka peristiwa yang melingkupi pendirian dan perjuangan GBM hanya dalam waktu 2-3 jam saja, sehingga bisa digunakan sebagai basis untuk penulisan sebuah ‘cerita perubahan’ tentang munculnya embrio GBM. Salah satu yang menarik adalah proses ini dilakukan secara partisipatif dan visual sehingga para pelaku GBM sendiri merasa cukup terbantu dalam saling membaca, memahami, dan merefleksi posisinya.

Jika Anda tertarik untuk belajar lebih banyak tentang ROA, catatan kami tentang pendekatan ROA berbasis pengalaman di Bima dapat di akses di Proses ROA: Berbasis Pengalaman SOLIDARITAS di Bima. Selamat belajar dan mencoba hal yang baru!